HOAX: PISANG MENGANDUNG DARAH HIV/AIDS
BOLA206 - Belum lama ini ramai kabar berantai di beberapa grup percakapan online buah pisang dengan noktah merah. Noktah merah tersebut dinarasikan sebagai darah dan mengandung virus HIV/AIDS. Informasi itu juga mengungkapkan sekelompok orang telah menyuntik buah pisang dengan darah HIV/AIDS untuk membunuh jutaan orang di seluruh dunia.
Selain keterangan informasi, diperlihkan sebuah pisang yang sedang disuntik cairan berwarna merah. Foto itu memperlihatkan teks dalam bahasa Spanyol yang bertuliskan "Alerta. Se han detectado plátanos infectados con SIDA en todo México" yang berarti waspada pisang yang mengandung AIDS telah terdeteksi di seluruh Meksiko. - SABUNG AYAM
Fakta
Melalui penelurusan dengan teknik reverse image, informasi soal pisang mengandung darah HIV/AIDS adalah kabar yang telah muncul sejak 2015 dengna versi foto berbahasa Spanyol. Sumber informasi dan foto hal yang sama berbahasa spanyol muncul pada alamat URL http://www.noticia24hrs.com/2016/01/alerta-se-han-detectado-platanos.html. - CASINO
Di Amerika Serikat, kabar ini mulai berkembang sejak tahun 2015. Beberapa versi cerita juga muncul di media sosial. Pada 13 November 2015, Washington Post menulis artikel berjudul What was fake on the Internet this week: HIV blood in bananas and SeaWorld whales in plastic bags - SPORTSBOOK
Pada awal tahun 2017, sebuah laman bernama CNNews3.com melakukan modifikasi foto. caranya dengna menyematkan logo CNN pada informasi tersebut. Namun, narasinya tetap serupa, yaitu memberitakan pisang dari toko swalayan di Oklahoma positif mengandung HIV/AIDS. - BOLA
Di Afrika Selatan, terdapat rumor yang sama dan berkembang pada tahun 2016. Namun, kabar tersebut disanggah oleh Kementrian Kesehatan setempat. Di Singapura, kabar yang sama sempat berkembang pada 2017, seperti yang di tulis oleh Straits Times yang menyatakan bahwa informasi tersebut tidak benar. - SABUNG AYAM
Apakah virus HIV/AIDS dapat menular melalui darah bila disuntik pada buah-buahan khususnya pisang?
Direktur Kesehatan Dunia (WHO) juga tidak dapat membuktikan kebenaran kabar tersebut. Penularan HIV dapat terjadi melalui pertukaran berbagai cairan tubuh dari individu yang terinfeksi, seperti darah, air susu ibu, air mani dan cairan vagina. Penegasan dilakukan bahwa seseorang tidak dapat terinfeksi melalui kontak sehari-hari seperti berciuman, berpelukan, berjabat tangan atau berbagi benda pribadi, makanan atau air. - CASINO
Kesimpulan
Hasil yang disimpulkan adalah kabar berantai pisah mengandung darah HIV/AIDS adalah informasi yang salah. Hal yang turut terjadi dengan informasi yang menggunakan jenis buah berbeda. Sumber yang dapat diodemtofolaso sebagai kabar pertama bermula bermodelkan laman palsu.
Catatan resmi dari WHO telah menegaskan informasi utuh soal bagaimana penularan HIV dapat terjadi. Kasus berita buah mengandung darah HIV/AIDS masih menyebar sampai dengan sekarang. Persoalan pemahaman dan stigma terhadap HIV/AIDS menjadi pendorong disinformasi terus menyebar. - BOLA206
Selain keterangan informasi, diperlihkan sebuah pisang yang sedang disuntik cairan berwarna merah. Foto itu memperlihatkan teks dalam bahasa Spanyol yang bertuliskan "Alerta. Se han detectado plátanos infectados con SIDA en todo México" yang berarti waspada pisang yang mengandung AIDS telah terdeteksi di seluruh Meksiko. - SABUNG AYAM
Fakta
Melalui penelurusan dengan teknik reverse image, informasi soal pisang mengandung darah HIV/AIDS adalah kabar yang telah muncul sejak 2015 dengna versi foto berbahasa Spanyol. Sumber informasi dan foto hal yang sama berbahasa spanyol muncul pada alamat URL http://www.noticia24hrs.com/2016/01/alerta-se-han-detectado-platanos.html. - CASINO
Di Amerika Serikat, kabar ini mulai berkembang sejak tahun 2015. Beberapa versi cerita juga muncul di media sosial. Pada 13 November 2015, Washington Post menulis artikel berjudul What was fake on the Internet this week: HIV blood in bananas and SeaWorld whales in plastic bags - SPORTSBOOK
Pada awal tahun 2017, sebuah laman bernama CNNews3.com melakukan modifikasi foto. caranya dengna menyematkan logo CNN pada informasi tersebut. Namun, narasinya tetap serupa, yaitu memberitakan pisang dari toko swalayan di Oklahoma positif mengandung HIV/AIDS. - BOLA
Di Afrika Selatan, terdapat rumor yang sama dan berkembang pada tahun 2016. Namun, kabar tersebut disanggah oleh Kementrian Kesehatan setempat. Di Singapura, kabar yang sama sempat berkembang pada 2017, seperti yang di tulis oleh Straits Times yang menyatakan bahwa informasi tersebut tidak benar. - SABUNG AYAM
Apakah virus HIV/AIDS dapat menular melalui darah bila disuntik pada buah-buahan khususnya pisang?
Direktur Kesehatan Dunia (WHO) juga tidak dapat membuktikan kebenaran kabar tersebut. Penularan HIV dapat terjadi melalui pertukaran berbagai cairan tubuh dari individu yang terinfeksi, seperti darah, air susu ibu, air mani dan cairan vagina. Penegasan dilakukan bahwa seseorang tidak dapat terinfeksi melalui kontak sehari-hari seperti berciuman, berpelukan, berjabat tangan atau berbagi benda pribadi, makanan atau air. - CASINO
Kesimpulan
Hasil yang disimpulkan adalah kabar berantai pisah mengandung darah HIV/AIDS adalah informasi yang salah. Hal yang turut terjadi dengan informasi yang menggunakan jenis buah berbeda. Sumber yang dapat diodemtofolaso sebagai kabar pertama bermula bermodelkan laman palsu.
Catatan resmi dari WHO telah menegaskan informasi utuh soal bagaimana penularan HIV dapat terjadi. Kasus berita buah mengandung darah HIV/AIDS masih menyebar sampai dengan sekarang. Persoalan pemahaman dan stigma terhadap HIV/AIDS menjadi pendorong disinformasi terus menyebar. - BOLA206

/>/div>
No comments